Pakai Kamera Smartphone untuk Beauty Blogging, Kenapa Tidak?

Assalamu’alaikum!

Selamat malam teman-teman.

Kali ini aku enggak akan nulis soal review, unboxing, haul atau apa. Tapi yakin deh, ini masih berhubungan kok sama beauty blogging. Seperti yang teman-teman tahu, beauty blogging itu banyak banget yang perlu dipersiapkan bila ingin terlihat profesional. Menurutku sendiri, ada beberapa hal penting yang perlu dicatat oleh beauty blogger saat awal membuat blog:

1. KONTEN! Iyalah, masa iya enggak ada kontennya? Aku sendiri pun masih sadar kok kalau kontennya masih mainstream, belum inovatif atau in depth, tapi semoga ke depannya aku terus memperbaiki diri ya.

2. Tools. Jujur, sewaktu awal-awal aku membuat beauty blog, toolsku ya hanya kamera smartphone yang enggak canggih-canggih amat. Kalaupun di beberapa postingan terlihat bagus, itu karena aku meminjam kamera punya SOLID, lembaga pers yang aku masuki hehe. Tapi percaya deh, seiring berjalannya waktu kualitas fotomu pasti meningkat kok, kamu pasti lama-lama belajar gimana mengambil angle yang baik, cahaya yang pas, dan lain-lain.

3. Konsisten. Wah, aku pun belum konsisten. Oleh karena itu, aku berusaha mulai saat ini menjadwalkan minimal satu kali seminggu HARUS menulis di blog ini.

Well, untuk dua poin lain enggak akan aku bahas terlalu dalam ya. Khusus di postingan ini, aku akan bahas soal tools, atau lebih tepatnya, kamera yang digunakan untuk beauty blogging. Kenapa kamera itu penting?

Karena:

  1. Aku sendiri malas sewaktu membuka blog orang lain yang sebenernya kontennya bagus tapi fotonya burem semua
  2. Tulisan kita adalah seputar beauty, remember? Kecantikan enggak akan terlihat kalau kualitas fotonya kurang baik.

Saat ini, aku pakai kamera saku yang kualitasnya enggak bagus-bagus amat, beneran! Aku harus mengeluarkan energi ekstra demi kualitas foto yang bagus. Terkadang, aku malah merasa hasilnya jauh lebih bagus kamera smartphone dan tentunya lebih praktis. Oleh karena itu, kamera yang aku gunakan di postingan sebelumnya adalah hasil dari kamera smartphone (disini).

Ngomong-ngomong soal smartphone, beberapa waktu lalu aku baru memenangkan lomba menulis yang hadiahnya cukup lumayan. Niatnya sih, smartphone yang aku punya akan aku berikan ke Ibu, sedangkan aku akan membeli Samsung J5 2016 yang sudah lama aku impi-impikan, terutama sejak Henry Manampiring sering banget ngomongin smartphone ini di akun ask.fm-nya. Iya, bahkan saat aku mewawancarai dia untuk sebuah startup artikel inspiratif. dia juga ngomongin smartphone Samsung dan kualitas kameranya yang ajib banget. Aku bahkan sudah browsing soal Samsung J5 2016, nonton video reviewnya di youtube, menanyakan ketersediannya di SES Jogja City Mall (dan ternyata saat itu masih belum masuk pasar Jogja). Aku bahkan juga nanyain soal hp ini ke ask.fmnya Om Piring!

henry-manampiring-j5-2016

Tapi, sedihnyaa, HP-ku hilang tepat sebelum aku memberikan itu ke ibuku. Mau tidak mau, aku membatalkan niatku untuk meminang si J5 2016 karena tentu aja, aku harus membelikan smartphone juga ke ibuku karena sudah janji. Padahal, aku naksir berat sama Samsung J5 2016 karena beberapa hal ini:

  1. Kualitas kameranya enggak perlu diragukan lagi. Bahkan kamera depannya sudah beresolusi sebesar 5 MP dan memiliki flash juga (jadi enggak usah pusing mikirin lighting yang jelek lol)
  2. RAMnya sudah 2GB (di seri J5 tahun lalu, RAMnya masih 1.5 GB)
  3. Kemampuan multitasking di smartphone Samsung secara umum bagus banget meski spesifikasinya mungkin di bawah smartphone lain, tapi percayalah, harga enggak akan bohong.
  4. Service center resminya ada di mana-mana.

Menurutku, dengan harga kurang dari 3 juta rupiah, Samsung J5 2016 udah cocok banget untuk beauty blogging. Spesifikasi lebih lengkapnya bisa kamu cek disini: (http://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-j5-2016-j510fn/). Kamera SLR yang berat, atau kamera saku yang hasilnya enggak terlalu bagus pasti tetap kalah praktis dengan smartphone. Apalagi kalau kualitas kamera smartphonenya ternyata bagus banget. Aku juga tipe orang yang males banget masukin memori kamera ke laptop, mindahin foto, ngedit untuk ngasih watermark, dan menguploadnya ke blog. Aku jauuuuh lebih senang kalau foto dari smartphone sudah bagus lalu tinggal mengirimnya ke laptop melalui bluetooth. Jangan lupa, kemampuan multitasking yang bagus juga poin yang penting banget. Soalnya, aku juga install wordpress di smartphone biar saat di jalan dan tiba-tiba ingin nulis blog, aku siap setiap saat. Kalau ambil fotonya langsung dari smartphone, tentu aja semuanya jadi lebih mudah.

Tapi tentu aja itu cuma pendapatku. Kalau kamu memang mau banget pakai kamera SLR untuk beauty blogging, ya boleh banget. Mau pakai kamera saku, juga boleh. Mau pakai smartphone, itu juga bagus. Yang terpenting, kamu terus belajar untuk naikin kualitas fotonya. Toh, pada akhirnya, hasil dari foto itu juga sangat tergantung dengan tangan, bukan spesifikasi. Makanya, aku lebih milih smartphone karena udah tinggal mencet aja 😛

Hasil kamera samsung galaxy note 5

Sama Om Henry Manampiring dan Mbak Primadita Rahma. Percaya enggak ini cuma pakai kamera depan Samsung Galaxy Note 5?

Untuk kamu yang memang masih (dan atau seterusnya) mengandalkan smartphone untuk beauty blogging, aku punya beberapa tips memaksimalkan fungsi si smartphone ini:

  1. Catat di note semua inspirasi tulisan yang tiba-tiba nongol di kepala
  2. Buka beauty blog kamu di smartphone, sudah mobile-friendly belum? Ini penting!
  3. Enggak perlu mempersulit diri sendiri saat pakai kamera smartphone. Setting di auto aja. Cari pencahayaan terbaik. Segera kurasi. Rename file foto yang ingin diupload biar mempermudah.
  4. Tulis tulis tulis! Jangan biarkan ketiadaan laptop itu membuat kamu menunda menulis. Tulis aja dulu di aplikasi blog smartphone, simpan di draft. Kalau kamu enggak menemukan kesulitan waktu mengedit atau upload foto ya udah, upload saat itu juga! 😀
  5. Ada tambahan? 🙂

Itu sedikit cuap-cuap di malam Minggu ini. Semoga ada manfaatnya ya.

Wassalamu’alaikum!

 

Advertisements